Harga Vivo V3 Februari 2017 & Spesifikasi Lengkap

Vivo kembali mengeluarkan produk terbarunya, yaitu Vivo V3. Smartphone yang sudah support 4G yang dilengkapi sensor Fingerprint. Sepertinya smartphone ini ditujukan untuk kelas menengah.

DomiNations, saingannya COC yang layak dimainkan

Bagi Anda yang menyukai game RTS (Real Time Strategy) tentu mengenal Rise of Nation, salah satu game legendaris keluaran 2003. Kini developernya, yaitu Big Huge Games bekerjasama dengan Nexon dari Korea membuat game versi mobilenya yang bisa dimainkan di Android dan iOS, yang bernama DominNations.

DomiNations Wonder Guide: Tips Memilih Wonder di DomiNations

Bagi Anda yang memainkan game DomiNations, suatu saat tentu akan disuruh memilih wonder. Setiap wonder memiliki efek yang berbeda satu sama lain. Sehingga wonder yang Anda bangun akan menentukan arah permainan Anda kedepannya, jadi jangan salah pilih ya.

DomiNations Wonder: Industrial Age

Dalam game DomiNations, kita bisa membangun 1 wonder dari 4 pilihan wonder ketika mencapai Industrial Age. Keempat wonder tersebut adalah Brandenburg Gate, Eiffel Tower, Kremlin, Statue of Liberty. Berikut penjelasan masing - masing wonder tersebut.

DomiNations Wonder: Gunpowder Age

Melanjutkan pembahasan sebelumnya mengenai wonder di game DomiNations (DomiNations Wonder Guide: Tips Memilih Wonder di DomiNations). Kali ini membahas wonder di Gunpowder Age, yang terdiri dari Angkor Wat, Taj Mahal, Temple of Tikal, dan Versailles. Seperti di Classical Age, kita hanya bisa membangun 1 dari keempat wonder tersebut.

DomiNations Wonder: Classical Age

Kembali membahas wonder yang bisa kita bangun di game DomiNations. Namun kali ini, kita bahas khusus wonder yang bisa dibangun ketika berada di Classical Age. Semua wondernya ada 4, yaitu Colosseum, Forbidden City, Notre Dame, dan Terra Cotta Army.

DomiNations Wonder: Bronze Age

Seperti yang telah dibahas sebelumnya (DomiNations Wonder Guide: Tips Memilih Wonder di DomiNations), salah satu ciri khas game DomiNations adalah kita bisa membangun Wonder. Namun, jangan sampai salah pilih wonder ya. Makanya kita harus mengetahui efeknya masing - masing. 

Smartphone Kamera Jadi Incaran di Roxy

Saat ini berbagai vendor menawarkan bermacam fitur menarik melalui ponselnya. Mulai dari era kamera berpixel besar, kapasitas RAM besar, hingga ke kapasitas baterai yang sekaligus juga bisa digunakan sebagai Power Bank. Di Roxy, semua produk ini bisa ditemukan dengan mudah. Masing - masing toko berusaha menawarkan produk-produk menggiurkan tersebut kepada pengunjung.

Review Runtastic Orbit, Cara Asyik Dapatkan Berat Badan Fantastik

Lari kini bukan sekadar mencari keseimbangan tubuh agar fit dan sehat. Kini lari adalah sebuah gaya hidup. Runtastic, produsen yang akrab dengan kegiatan olah badan, tak hanya menyajikan aplikasi dalam berbagai macam keperluan. Sejumlah perangkat (gadget) pakai pun produksi. Yang paling praktis dan bisa digunakan untuk keperluan di atas adalah seri orbit. 

1. Desain Runtastic Orbit 

Runtastic Orbit

Orbit sejatinya merupakan perangkat pencatat yang dikemas mungil dengan dimensi 48 x 19 mm. Cukup mungil untuk bagian inti. Sebuah layar kecil menonjol di bagian depan menampilkan beberapa menu, termasuk jam digital. Selain itu, di bawah terdapat tombol home untuk memilih menu. 

Dimensi ini jika dibandingkan Xiomi Miband memang terlihat lebih besar. Tetapi jika dibandingkan Smartband yang di keluarkan oleh Sony ukurannya sebelas-dua belas. Untuk menggunakannya cukup Anda selipkan ke Strap (wirtband) karet, lalu ikatkan ke pergelangan tangan layaknya jam tangan.


2. Konektivitas Runtastic Orbit

Runtastic Orbit

Seperti halnya gadget pakai (wearable) untuk lari lainnya, kerja orbit membutuhkan koneksi Bluetooth ke smartphone. Tentu saja membutuhkan aplikasi untuk integrasi. Salah satunya adalah Runtastic Me. Beberapa gadget ada yang melakukan pairing tanpa menggunakan aplikasi terlebih dahulu. Sementara Orbit tidak. Anda harus mengunduh terlebih dahulu aplikasi Runtastic Me.


3. Aplikasi Runtastic Orbit

Lantas apa yang bisa dilakukan dengan gadget ini? Tergantung dari aplikasi yang Anda gunakan. Sebenarnya ada dua aplikasi yang perlu Anda gunakan. Pertama, Aplikasi dasar yaitu Runtastic Me yang hanya mengajak Anda untuk melakukan aktivasi pembakaran kalori. jarak tempuh, waktu tidur atau istirahat. Jika Anda termasuk pemula, penggunaan aplikasi ini saja sebenarnya sudah cukup. 

Kecuali Anda ingin lebih sedikit tambah aktivitas. Maka Anda perlu mengunduh aplikasi Runtastic Running. Pilih saja dulu free. Sebelumnya Anda beli aplikasi Pro. 

Anda tak perlu melakukan registrasi lagi, sebab ketika Anda akan aktifkan Runtastis Me, data Anda berupa nama, email, usia, berat badan dan tinggi badan telah tercatat di server Runtastic. 

Aplikasi Runtastic Running yang lebih lengkap disertai dengan peta, rata rata kecepatan lari, durasi lari, jumlah kalori yang terbakar, dan berbagai hal lainnya. Tentu pula Anda tidak harus membopong smartphone ketika sedang berlari. Namun begitu rampung, lakukan proses pencatatan di smartphone.

4. Spesifikasi Runtastic Orbit

Dimensi  :  48 x 19 x 8 mm
Daya Tambah Baterai  : 4 Hari (Pemakaian 24 Jam)
WaterProof  : Ya, (hingga kedalaman 100 meter)
Kompatabilitas  : iOS dan Android
Koneksi  : Bluetooth


5. Harga Runtastic Orbit dan Daya Saingnya

Gadget gerak badan satu ini dibandrol nyaris sama jika dibandingkan dengan sony Smartband SWR30. Produk Sony satu ini sebenarnya dijual seharga lebih dari Rp. 2 jutaan, namun belakangan sudah didiskon besar hingga sekitar Rp. 1.5 jutaan. Runtastic menawarkan lebih banyak aplikasi, bahkan beberapa di antaranya sangat spesifik tergantung dari jenis aktivitas yang Anda ingin lakukan. 

Competitor: Sony Smartband SWR30
Desain lebih keren, bobot lebih ringan.Namun hanya menyediakan aplikasi satu jenis. Harganya pun sedikit lebih murah dibandingkan Runtastic Orbit.


Pendapat kami

Keunikan terletak pada pemakaiannya yang bisa di lengan maupun dijepitkan di baju atau celana. Tersedia beberapa aplikasi sesuai dengan kebutuhan oleh badan.
Beberapa kelebihan dan kekurangan Runtastic Orbit:
+ Paket pembelian Menarik Responsif dan menawarkan keragaman fitur.
-  Layar kurang menarik, koneksi Bluetooth perlu aplikasi


Sumber; SINYAL


Review Meizu Pro 6, Bodi Seksi, Kinerja Mantap, Kamera OK

Muncul ke hadapan publik beberapa waktu lalu, Meizu Pro 6 memberi gebrakan. Tidak hanya di eksterior tetapi juga interior. Kekuatan yang bisa memberi daya tarik ke pasar yang semakin kompetitif. Tapi apakah cukup? Waktu yang akan menjawab. 

Bandrol lima jutaan begitu menggoda. Fitur melimpah dengan balutan bodi yang seksi dan kokoh. Mirip dengan iPhone yang semakin solid dan cenderung membulat. Termasuk guyuran warna popular, menambah identitas Meizu Pro 6 di Papan Atas.

Meizu Pro 6 mirip iPhone

Diambil langsung dari Tiongkok saat acara peluncurannya, kami ingin membuktikan apa fitur yang tersemat. Meja redaksi akan menjadi saksi bisu saat pengujian. Apakah akan terlihat tangguh atau hanya gimmick jualan belaka?


1. Desain Meizu Pro 6

Meizu Pro 6 design

Seperti yang disinggung soal desain, Meizu Pro 6 memang cantik. Siku membulatnya membuatnya dinamis dan ergonomis. Dimensinya tak terlampau besar. Sehingga terlihat pas digenggam tangan. Satu hal yang membuatnya menjadi minus bodi logamnya rentan panas ketika dipaksa bekerja lebih keras. 

Meizu Pro 6 fingerprint

Sama seperti dengan produk Meizu sebelumnya tombol fisik hanya sebuah dibawah layar. Fungsi back dan homescreen menjadi satu sehingga menjadi ringkas. Bisa berfungsi sebagai sensor fingerprint, tombol ini praktis menjadi pengaman kekinian. Responnya cepat, tanpa gejala lag yang membuat akses masuk menu menjadi terganggu. 

Pada tombol lainnya, berada ditepi kanan, yakni power dan volume. Selebihnya, hanya lubang menganga diarea tepi bawah. Berfungsi untuk menyemburkan suara dan charger dengan teknologi USB type C. 

Berpindah ke kompartemen kartu SIM, Meizu Pro 6 mengadopsi dual SIM. Bentuknya Nano SIM dan sudah 4G. Tinggal cungkil saja maka slot kartu akan terbuka. Anda tidak perlu repot melepas cover belakang. Karena desainnya juga unibodi. 

Dilayar, teknologi Super AMOLED menjadi garansi jernihnya layar. Selain itu, teknologi ini juga ramah daya. Sehingga tak terlampau boros dan menyedot energi. Walhasil, efisiensi pun bisa tercipta.


2. Kinerja Meizu Pro 6

Ada yang menarik saat kinerja diuji. Meizu Pro 6 yang memang trengginas untuk beragam aktivitas ternyata memang rentan panas. Saat digunakan bermain game selama 18 menit suhu tubuhnya naik signifikan. Dari 28 derajat Celcius menjadi 40 Derajat Celcius. Tergolong panas karena naik 12 derajat. Uniknya, konsumsi baterai hanya terkuras sebanyak 8 %. 

Meizu Pro 6 game

Sekerdar info, game yang dimainkan adalah Brother in Arms 3. Clash Royale, Asphalt Nitro, Mortal Kombat X, dan Basketball. Cukup bervariasi dengan tampilan grafis yang juga beragam. Semuanya bisa berjalan mulus dan lancar jaya. 

Kami juga sengaja mengoneksikan ke Smart TV LG 42LB58 untuk memainkan game-game tersebut. Cukup mudah untuk menghubungkannya dan tanpa kendala. Hanya saja koneksi ke display besar baterai ponsel juga lebih terkuras. 

Meizu Pro 6 battery

Menyinggung soal baterai, ketahanannya bisa bertahan mencapai rata-rata 8-9 jam. Dengan penggunaan normal, social media, chat, bermain game, email, dan lainnya. Seandainya baterai habis pun Anda tak perlu khawatir. Pasalnya men-charge Meizu Pro 6 hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam. Kami membuktikannya dari kondisi baterai 7% sampai 100% cuma satu jam lebih lima menit. 

Bagaimana torehan skornya ketika diuji dengan software dari play store? AnTuTU. Quadrant, Nena Mark2, PC Mark for Android dan Geekbech. Ini dia hasilnya :

AnTuTu
: 99569
Quadrant
: 40382
Nena Mark2 
: 59,8 Fps
Geekbench
:  1885 (Single)

  6342 (Multi)
PC Mark Work
: 5556

Fantastik catatan skor di AnTuTu, Nyaris menyentuh angka 100 ribu. Ternyata pengalaman pengguna dan hasil benchmark berbanding lurus. Meizu Pro 6 memang Jempolan!


3. Multimedia Meizu Pro 6

Meizu Pro 6 Super Amoled

Melihat layar jernih Super AMOLED sebagai senjata di visual, kami langsung membayangkan produk kelas atas milik Samsung. Ya dengan teknologi layar dari vendor korea ini, Meizu Pro 6 hadir dengan sedikit jemawa. Sebab tingkat kecermelangan layarnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Mata pun bisa menatap layar dengan lama, namun tak cepat lelah. 

Sementara di Audio, kualitas speaker mononya mampu berteriak dengan lantang. Tak pecah walaupun didorong ke titik maksimal. Kami menjajal dengan beragam genre lagu dengan beat yang cepat. Hasilnya cukup memuaskan. 


4. Kamera Meizu Pro 6

Meizu Pro 6 Camera

Resolusi kamera utama cukup besar, 21 MP. Anda tak perlu khawatir untuk memotret dikondisi minim cahaya. Ketajaman gambar masih terlihat jelas baik saat kondisi dalam maupun diluar ruangan. Keberadaan 10 LED flash berbentuk cincin cukup membantu untuk menyinari objek.

Sedangkan dikamera depan anda bisa mendapatkan hasil serupa, kekuatan lensanya membuat aktivitas selfie jadi menyenangkan. Meski dengan resolusi hanya 5 MP, hasil tetap baik. 

Meizu Pro 6 camera

Pindah ke kondisi outdoor, hasil semakin menjanjikan  karena guyuran cahaya melimpah. Hasil foto outdoor pun makin terdongkrak sehingga Anda bisa lebih pede memasangnya  di media social. Atau malah mencetaknya dalam ukuran besar. 


5. Spesifikasi Meizu Pro 6

  • Jaringan: GSM/ HSPA/ EDVO/ LTE
  • Dimensi: 147,7 x 70,8 x 7,3 mm
  • Bobot: 160 gram
  • Layar: Super AMOLED Capacitive Touchscreen; 16M Colors; 5.2 inch; 1920 x 1080 pixels; ~423 ppi; Multitouch; Corning Gorilla Glass 4; 3D Touch Display
  • Baterai: Li-Ion 2560 mAh
Sistem Operasi dan Hardware
  • OS: Android v6.0 Marshmallow
  • Chipset: MediaTek Helio X25
  • Prosesor: Octa Core (dual Core 2,5 GHz ARM Cortex-A73, Quad Core 2 GHz ARM Cortex-A53, dan Quad Core 1,4 GHz ARM Cortex-A53
  • GPU: Mali T880 MP4
Multimedia:
  • Kamera Belakang: 21 MP; f/2.0; Phase Detection Autofocus; Laser autofocus; Ten- LED Flash; Geo- tagging; Touch Focus; Face Detection; HDR; Panorama
  • Kamera Depan: 5 MP; f/2.0
  • Video: Yes
  • Player Audio: Yes
  • Radio: No
Konektivitas dan Memori:
  • Nirkabel: Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac; Dual Band; Wi-Fi Direct; Hotspot; Bluetooth v4.1; A2DP; LE; GPS; A-GPS; GLONASS; BDS; NFC
  • Kabel: USB v3.1; Type-C 1.0 Reversible Connector
  • Memori Internal: RAM 4 GB; ROM 32/64 GB
  • Memori Eksternal: No
Lain – lain: Fingerprint; Accelerometer; Gyro; Proximity; Compass; Barometer; HTML 5; MP4/H.265 Player; MP3/ WAV/ eAAC+/ FLAC Player; Document Editor; Photo/ Video Editor
Paket Penjualan: Handset, charger, USB cable, headset, user manual, dan warranty card



6. Harga Meizu Pro 6 dan Daya Saingnya

Berbicara mengenai harga. Meizu M6 Pro dibandrol dengan harga sekitar 2499 yuan (Rp.5 Jutaan) direntang harga Rp. 5-6 juta. Ada tiga buah smartphone yang bertengger direntang harga tersebut. Diantaranya Oppo, Asus, dan Xiaomi. Oppo F1 Plus dilego dipasaran Smartphone dengan Harga Rp. 5,5 Juta. Sedangkan Asus ZenFone 2 Deluxe Special Edition dilempar dipasar dengan Harga Rp 5,4 juta. Kemudian Xiaomi Mi 5 dijual dengan harga Rp. 5,7 Juta. 

Oppo F1 Plus memiliki beberapa kelebihan bila dibandingkaan dengan Meizu M6 Pro.  Kelebihan yang dimiliki oleh Oppo F1 Plus diantaranya jangkauan teknologi jaringan 4G LTE-nya lebih luas. Terdapat slot MicroSD bobotnya lebih ringan. Sama sama kenakan RAM 4 GB dan fingerprint Sensor. Layar lebih lapang kekuatan kamera depannya lebih tinggi. Kapasitas baterainya lebih besar. 

Kekurangan yang dimiliki Oppo F1 Plus yaitu tidak memiliki Teknologi 3D Touch Display. Kerapatan pixel-nya lebih rendah, OS-nya Masih menggunakan Android v5.1 Lollipop. Prosesornya belum gunakan prosessor Deca-core. GPU-nya masih pakai Mali-T860 MP2. Hanya miliki satu pilihan ROM (64GB). Tidak mempunyai Ten-LED Flash. Kekuatan kamera belakangnya lebih rendah. Tidak memiliki teknologi Laser Auto Focus dan Hi-Fi Audio. Teknologi Jaringan Wi-Fi, Bluetooth, dan GPS-nya lebih rendah. belum dukung teknologi NFC. Masih kenakan microUSB v2.0. teknologi sensornya lebih sedikit. 

Beralih Ke Asus ZenFone 2 Deluxe Special Edition. Seri ini miliki ragam warna yang banyak bila dibandingkan dengan Meizu M6 Pro. Kapasitas baterainya lebih raksasa. Dukungan konektivitas radio dan RDS. Bukan bukaan diafragma kamera primernya lebih besar. Terdapat tiga pilihan kapasitas ROM (64/ 128/ 256 GB). Miliki Slot microSD. Layarnya lebih luas. Jangkauannya teknologi jaringan 4G LTE-nya lebih luas. 

Selain kelebihan, Asus Zenfone 2 Deluxe Special Edition juga memiliki kekurangan. Yakni teknologi sensornya lebih sedikit. Masih kenakan microUSB v2.0, tidak Support teknologi NFC. Masih kenakan konektivitas Bluetooth v4.0. Kekuatan kamera utama lebih rendah. Tidak memiliki teknologi phase Detection Autofocus, Laser Autofocus, dan Ten-LED Flash. Masih kenakan prosessor Quad-core, OS Android v5.0 Lollipop, dan Corning Gorila Glass 3. Kerapatan pixel-nya lebih rendah. 

Terakhir ada Xiaomi Mi 5 keunggulan yang terdapat di smartphone ini yakni kecepatan teknologi 4G LTE-nya di kelas Cat 12. Dimensi dan bobotnya lebih mini. Kapasitas baterainya 3000 mAh. Anti gores Corning Gorilla Glass 4 depan- belakang. Kerapatan pixel-nya sedikit lebih tinggi. Sama – sama jalai OS Android v6.0 Marshmallow dan tidak memiliki slot microSD. Konektivitas Bluetooth-nya sudah v4.2. Dukung dengan teknologi OIS, Infared, dan DLNA. Bukan diafragmanya f/2.0. 

Kelemahan yang diemban Xiaomi Mi 5 adalah masih kenakan Prosessor Quad-core. Miliki dua pilihan kekuatan kamera depan-belakangnya sama sama lebih rendah. Tidak dukung teknologi laser Autofocus. Ten-LED Flash, da Hi-Fi Audio. 

Lihat pula smartphone premium lainnya:

Pendapat Kami

Untuk banderol 5 jutaan Meizu Pro 6 layak menjadi pilihan untuk Gadget idaman. Sayang, seabrek keunggulan harus tercoreng dengan panasnya suhu tubuh yang diatas normal.
Kelebihan dan kelemahan Meizu Pro 6:
+ Bodi seksi, kamera bagus, kinerja mantap
- Bateri cepat panas



Sumber:
SINYAL